Bagaimana Belanja Bulanan Bisa Menjadi Aset Seumur Hidup?

Sebuah pertanyaan sederhana tapi sarat makna khususnya untuk Bunda, “Selama bertahun-tahun menjadi pelanggan setia dan berbelanja di AnuMart (bukan nama sebenarnya), sudah pernah dapat reward apa?

Jawabannya paling mangkok cantik atau piring cantik. Padahal yang dibelanjakan di sana kan bukan angka yang sedikit, katakan 400rb bahkan bisa lebih dari 1jt untuk setiap bulannya.

Mengapa hanya itu yang Bunda dapatkan? Mari kita lihat skema harga untuk setiap barang yang dijual. Umumnya, produsen itu hanya menerima 40%. Dan sisanya adalah bagian untuk distributor, ritel dan juga biaya iklan. Jika kita belanja di toko2 ritel, ya wajar kalau hanya reward mangkok cantik yang kita terima, karena jatah penjual ritel juga tidak besar tentunya.

Pernahkah kita berkhayal bahwa loyalitas kita berbelanja belasan tahun di sana mendapat penghargaan yang mumpuni? Katakan bisa untuk membeli beras bulanan misalnya, atau bahkan bisa memberikan bonus tiap bulannya. Dulu, kita hanya tau penjual ritel saja, sementara dimana produsennya berada dan siapa, kita tentu tidak akan tahu. Tapi sekarang, di era informasi ini, saat internet sudah sedemikian lumrahnya, bukan hal yang mustahil kita tau siapa dan dimana produsennya.

Jadi, di era informasi ini, semakin mungkin jika kita berbelanja langsung ke produsen. Apa untungnya? Tentu saja kita berharap dari 60% harga yang awalnya dialokasikan untuk distributor, ritel dan biaya iklan. Melalui tulisan ini, saya ingin kabarkan bahwa belanja kita bisa menjadi aset yang semakin hari semakin besar dan pada saatnya nanti mampu memberikan penghasilan pasif untuk kita. Lanjutkan terus membacanya ya Bunda.

 

Sekarang perhatikan list di bawah ini:

– Pasta gigi

– Sikat gigi

– Sabun mandi

– Shampo

– Obat kumur

– Penyegar mulut

– Hand body

– Deodoran

– Bedak

– Perawatan wajah

– Produk kecantikan

– Pewarna rambut

– Sabun cuci

– Pelembut pakaian

– Pemutih pakaian

– Penghilang noda

– Sabun cuci piring

– Pembersih

– Pembersih kaca

– Shampo motor

– Shampo mobil

– Suplemen kesehatan

– Minuman kesehatan

– Penyaring udara

– Penyaring air

– Dll

Hitunglah berapa biaya yang Bunda belanjakan untuk membeli produk di atas setiap bulannya? Saya tebak pasti di atas 400rb sebulan bukan? Nah, kalau misalkan Bunda pindahkan minimal 100rb saja tiap bulannya untuk membeli produk serupa tapi langsung ke produsen, apakah bersedia? Ada keuntungan sebagai berikut:

  1. Produk berkualitas tinggi dengan garansi uang kembali, diproduksi oleh perusahaan yang sudah 60 tahun berdiri.
  2. Produk lebih murah dan hemat.
  3. Belanja di sini akan menjadi aset buat Bunda, yang semakin lama semakin besar, dan Bunda boleh kaget, jika dalam 11 bulan ke depan, Bunda akan memperoleh penghasilan pasif lebih dari 12jt / bulan, dan ini akan terus meningkat. Kalau ingin percaya, terus membacanya ya Bun.

Contoh produknya:

  1. Deodoran.
    • Perlindungan 48 jam atasi bau badan. Produk serupa paling tahan 4 jam.
    • Dengan pemakaian 2 hari sekali, awetnya bisa sampai 1 tahun
    • Wangi segar, bisa dipakai pria dan wanita juga remaja
    • Bisa digunakan di ketiak juga di kaki utk hilangkan bau kaki.
    • Tidak mengandung alkohol, aman untuk ibu hamil & menyusui
    • Kalau sudah pernah coba Deodorant ini, gak bakal cari-cari deodorant lain.
  2. Obat kumur
    Dengan harga 135 ribu, nampak mahal dibanding obat kumur sejenis yang hanya 23.600, tetapi obat kumur ini bisa dipakai 500x kumur dan obat kumur X hanya belasan kali kumur sehingga jatuhnya jauh lebih murah. Begitu juga produk lain memiliki karakteristik yang sama, yaitu ramah lingkungan, berkualitas, konsentrat dan ada jaminan kepuasan 100 hari uang kembali.

Jaminan produk berkualitas tinggi:

  • 450 lebih produk dibuat dan didistribusikan.
  • 30.000 lebih pengujian dilakukan tiap tahun di lebih dari 75 laboratorium.
  • Lebih dari 950 peneliti terlibat dalam pembuatan produk.
  • Produk diuji di suhu yang ekstrem (minus 18 derajat Celcius hingga 50 derajat Celcius)
  • 12.000-14.000 pengujian kemasan dilakukan tiap tahun. Simulasi yang dilakukan termasuk guncangan saat pengiriman. Uji jatuh juga dilakukan untuk memastikan kemasan tidak rusak saat pengiriman dan pendistribusian.

Bunda ga akan nyesel ganti dengan produk ini. Bahkan harga member langsung diskon 30%. Nah sekarang yang terpenting, bagaimana belanja kita ini menjadi aset yang bisa memberikan income pasif puluhan juta perbulan?

Setelah Bunda puas terhadap produknya, Bunda tentu ingin merekomendasikan ke temen bukan? Coba ajak 2 orang saja dan biarkan prosesnya seperti Bunda tadi, belanja minimal 100rb / bulan, pake produknya, dan masing-masing mereka rekomendasikan lagi ke 2 orang yang lain. Demikian berlanjut terus. Mari kita hitung simulasinya, dengan acuan gambar di bawah ini:

Di bulan kesatu, Bunda membuat keputusan untuk memindahkan jatah belanja bulanan 100rb / bulan. Mulailah pake produknya. Omset penjualan 100rb, karena baru ada Bunda seorang.

Di bulan kedua, Bunda ajak 2 orang, katakan si A dan si B. Ajak mereka belanja @100rb dan biarkan menjajal sendiri produknya. Di bulan kedua, ada 3 orang (Bunda, si A dan si B), dan karena berkomitmen belanja 100rb / bulan, maka omset jaringan Bunda 300rb.

Di bulan ketiga, si A dan si B mengajak kembali masing-masing 2 orang, misal si A1, A2 dan si B1, B2. sekarang jumlah jaringan Bunda ada 7 orang (Bunda, A, B, A1, A2, B1, B2), maka omset pun meningkat 700rb.

Karena komitmen jaringan yang sama yaitu belanja 100rb / bulan dan mengajak 2 orang (sekali saja), maka bulan ke 4 jadi ada 15 orang, bulan ke 5 jadi ada 31 orang, dan di bulan ke 6 menjadi 63 orang. Omset di bulan ke 6 adalah Rp. 6.300.000,- Nah di sini Bunda mulai dapat bonus, karena aturan perusahaan, bonus ada bila omset lebih dari 3.500.000,- Bonus Bunda adalah Rp. 189rb di bulan ke 6. Adapun hitung2an bonusnya akan dibahas di kemudian hari.

Jika ini terus berlanjut, maka omset dan bonus pun terus bertambah, dan di bulan ke 11, omset penjualan Bunda Rp. 204.700.000,- ini masuk ke dalam satu level yang disebut Silver Producer (omset di atas 160jt), dan Bunda berhak mendapat bonus 12.276.000,- dan jumlah ini akan terus meningkat tanpa batas.

Bagaimana seandainya komitmen jumlah belanja ditingkatkan dan jumlah ngajak juga ditingkatkan? Tentu saja jumlah bonus akan jauh lebih besar. Satu lagi simulasi misalnya komitmen belanja Rp. 250rb / bulan, ngajaknya tetep 2 orang, maka tabelnya seperti di bawah ini:

 

Lebih baik dari yang sebelumnya bukan? Hanya dalam waktu 10 bulan, Bunda sudah memiliki penghasilan pasif lebih dari 15jt / bulan, dan jumlah ini akan meningkat terus tanpa batas. Hebat bukan? Tpi ini realistis, karena kami telah menjalankannya terlebih dahulu dan tahap demi tahap nyata adanya, telah kami lalui.

Inilah konsep yang disebut Pro-Sumer (Profitable Consumer). Berbisnis dengan konsep PRO-SUMER, akan mengembalikan semua keuntungan dari bisnis kebutuhan yang selama ini dinikmati orang lain.

Sampai di sini sudah paham? Banyak Orang Mencari Peluang Usaha Sampai Kemana-Mana, Tetapi Peluang Usaha di Depan Mata Seringkali Tidak Terlihat. Nah jika Bunda menangkap peluang sederhana tapi luar biasa ini, saya akan tunjukkan caranya, dengan syarat utama Bunda harus meluangkan waktu sekitar ½ – 1 jam dalam setiap harinya selama 14 hari untuk kembali belajar. Apa yang dipelajari?

  1. Kecerdasan finansial.
    Tanpa ilmu ini, Bunda akan senantiasa tergoda untuk membelanjakan berapapun uang yang Bunda miliki untuk hal-hal yang kadang tidak perlu sama sekali, tanpa bisa membangun aset.
  2. Audio Terapi Bawah Sadar (ATBS).
    Tiap orang memiliki plafon rezekinya masing-masing. Nah lewat ATBS ini Bunda akan ditingkatkan plafon rezekinya sehingga sesuai. Karena percuma ada peluang penghasilan puluhan juta perbulan kalau plafon rezeki kita masih di angka jutaan misalnya. ATBS tersebut digunakan untuk memprogram ulang pikiran bawah sadar Bunda, sehingga perlahan tapi pasti mampu meningkatkan plafon rezeki Bunda. Tenang, Gratis ko, padahal cara ini di luar dijual dengan harga lebih dari 4jt. Karena kami percaya, bahwa membantu orang lain, vibrasinya akan balik lagi ke kita, sehingga kita akan mendapatkan balasan dari yang lainnya.
  3. Mengenal macam-macam bisnis kuadran kanan yang mampu memberikan pasif income. Termasuk salah satunya adalah yang saya ulas di atas tadi.

Jika 3 hal di atas mampu diikuti dengan benar, maka apa yang ada di tabel tadi akan menjadi kenyataan. Ini tidak sulit karena setiap orang pasti ada budgetnya untuk belanja. Jika Bunda mau  mengikuti prosesnya, silakan diisi form di bawah ini, untuk chat via WA dengan saya, dan akan dijadwalkan pemberian materinya via grup WA: