Cara Meningkatkan Plafon Rezeki

Mungkin anda pernah baca tentang konsep rezeki yang pernah saya bahas sebelumnya. Nah sekarang kita bahas yang namanya plafon rezeki. Penghasilan kita tergantung kepada plafon rezeki ini. Jadi kita harus tau apa itu plafon rezeki dan yang tidak kalah penting adalah bagaimana cara meningkatkan plafon rezeki itu.

Kalau kita analogikan dengan rumah, maka plafon itu adalah langit-langit. Misalnya kita lembar bola, maka bola itu akan mantul di plafon (batas atas tersebut) dan jatuh kembali ke bawah. Jadi plafon rezeki itu adalah langit-langit atau batas atas rezeki kita.

Penghasilan bisa naik sementara namun kemudian diturunkan di bawah plafon rezeki oleh pikiran bawah sadar. Agar penghasilan naik permanen, plafon rezeki harus dinaikkan terlebih dahulu. Rezeki kita terpengaruh orang di sekitar kita yang mempengaruhi pola pikir kita. Walaupun orang tidak tahu secara sadar penghasilan orang yang mengitarinya, tetapi pikiran bawah sadar tahu dan berusaha saling mencocokkannya.

Penghasilan orang yang memiliki plafon rezeki rendah selalu naik turun. Andaikata naik, akan turun lagi di bawah plafon rezekinya. Terus menerus begitu. Jika ingin penghasilannya tetap tinggi, maka plafon rezekinya harus dinaikkan dulu.

Jika sudah naik plafon rejekinya, maka dengan sendirinya kehidupan mengarah ke kehidupan yang dituju (misal memiliki penghasilan pasif 100jt per bulan). Namun bukan tiba tiba. Tetapi bertahap. Akan ditunjukkan jalannya dengan bertemu orang tepat yang mengajak ke arah tersebut. Semua terjadi seperti kebetulan saja.

Ingin tau cara meningkatkan plafon rezeki? Ikuti pelatihannya di cerdasfinansial.online.

Follow by Email207
Facebook201
Twitter153
WhatsApp320

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *